
Beberapa istilah yang berkaitan erat dengan Cinta, yaitu:
Mahabbah
Secara umum , kata mahabbah berarti cinta, yaitu cinta kepada Allah SWT. Dalam tasawuf, mahavvah mengandung arti patuh kepada Allah SWT dan membenci sikap yang melawan-Nya; Menyerahkan seluruh diri kepada Yang dikasihi; mengosongkan hati dari segala-galanya, kecuali dari diri yang dikasihi.
Al Junaid menyebut mahabbah sebagai suatu kecenderungan hati. Artinya, hati seseorang cenderung kepada Allah SWT dan kepada segala suatu yang datanag dari-Nya tanpa usaha.
Wilayah
Allah memiliki wilayah Takiwiniyah (Kewenangan kosmik) atas segala sesuatu. Dia menganugrahkan secuil wilayah ini kepada sebagian hamba-hamba-Nya. Mukjizat Nabi dan karomah para wali adalah jelmaan al-wilayah at-Takwiniyah tersebut.
Yang kedua adalah al-wilayah at-tasyri'yyah (Kewenangan legeslatif). Yaitu hak seseorang untuk membuat syariat (undang-undang), memerintah dan melarang. Nabi dan Imam atau wali, dengan restu dari-Nya juga berhak untuk memerintah dan melarang masyarakt.
'Isyq
Menurut Rumi, 'isyq adalah mahabbah yang tak terbilang banyaknya. Dalam beberapa literatur tasawuf, 'isyq diilustrasikan sebagai 'cinta majazi', yang diharapkan menjadi eskelator menuju tower "cinta sejati".
Syauq
Syauq adalah suatu dorongan untuk mencari titik kesempurnaan. Sedangkan puncak kesempurnaan sebuah maujud adalah batas akhir wujudnya. Dan setiap entitas yang bergerak untuk mencapai kesempurnaan dirinya akan melewati etape-etape potensinya masing-masing.
Mawaddah
Mawaddah menghasilkan jejak nyata dalam kehidupan, yaitu menjelmakan hubungan mesra dalam kehidupan real. Salah satu nama Allah adalah al-Wadud. Nama tersebut menjelmakan cinta Tuhan dalam lembar gradasi wujud pemeliharaannya atas segenap alam.
Rahmah
Rahmat adalah karunia Allah SWT berupa kenikmatan, rezeki, kebahagiaan dan ketenteraman yang diberikan kepada manusia di dunia dan di akhirat kelak sebagai wujud cinta Allah kepada mahluk-Nya.
Uns
Uns berarti kenikmatan (kemesraan) karena bercumbu denganKekasih, Allah SWT. Imam Ali bin Abi Thalib pernah berkata: "Ketahuilah, Allah mempunyai hembusan di hari-harimu." Itu berarti bahwa setiap hari Allah memberikan hembusan kepada kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar